Selasa, 19 Februari 2013

Persiapan Menulis Esai

Saat hendak menulis sebuah esai berbahasa Inggris sebagai syarat kelulusan dari suatu ujian, yang akan anda lakukan dalam mempersiapkannya tentu berlatih dan terus berlatih menulisnya. Namun selain latihan menulis, ada baiknya anda juga mempersiapkan ide-ide yang bisa anda tulis dan kembangkan dalam esai anda.

Meningkatkan Kekuatan Kosakata IELTS

Cara meningkatkan kekuatan kata anda untuk membangun suatu kosakata yang luas adalah sebuah perjalanan hidup yang cukup panjang. Selalu ada kata baru untuk dikumpulkan, dirasakan, dicobai, dan diuji. Sebagian kata yang anda kuasai akan menjadi yang favorit bagi anda. Yang lainnya bisa digunakan untuk kesempatan tertentu. Namun yang pasti anda akan menemukan kesenangan atas perbedaan dan kemampuan menulis pidato anda akan meningkat.
Semakin banyak pilihan yang anda miliki dalam kosakata anda, semakin anda berkomunikasi dengan jelas. Pilihan bahasa anda memiliki ketajaman dan kedalaman, menyampaikan dengan lebih tepat dan efisien apa yang sesungguhnya ingin anda katakan.

Senin, 18 Februari 2013

Daftar 8 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Dalam IELTS


IELTS Kampung Inggris Pare

Kesuksesan dalam tes IELTS sangat bergantung pada kemampuan peserta untuk mengikuti instruksi. Kedengarannya mudah, namun adalah kesalahan umum menyepelekan pentingnya mengikuti perintah dengan tepat. Berikut daftar 8 kesalahan yang paling sering dilakukan yang berakibat fatal pada poin peserta.



1). Kelebihan dalah kekurangan. Kesalahan yang paling umum adalah memberikan lebih banyak kata pada jawaban yang diinstruksikan. Jika perintahnya menyebutkan “Not more than 3 words”, menjawab dengan 4 atau lebih kata akan sangat mengurangi poin.



2). Kekurangan adalah minus poin. Panjang jawaban pada tes Writing sangatlah penting. Jika perintahnya menyebutkan jumlah kata minimal (250 untuk essai, 150 untuk laporan atau surat), artinya setiap pekerjaan yang lebih pendek dari yang diminta akan diberi penalti.



3). Essai yang lebih panjang bukan berarti nilai yang lebih baik. Miskonsepsi lain yang paling umum adalah essai yang lebih panjang bernilai lebih dalam IELTS. Tak hanya mitos, tetapi juga berbahaya. Menulis essai yang lebih panjang dapat berpengaruh pada nilai secara tidak langsung. Kemungkinan membuat kesalahan semakin meningkat berkaitan dengan jumlah kata dan kalimat yang digunakan.

Psikologis IELTS





Kita telah membicarakan sebelumnya betapa pentingnya siap secara psikologis untuk menghadapi tes IELTS. Mari kita sedikit mengulasnya kembali. Seringkali terjadi pada banyak orang selama ujian sesuatu yang tidak diperkirakan terjadi dan mereka pun menjadi panik. Beberapa peserta kemudian menganggap mereka telah gagal (tanpa tahu kepastiannya) dan secara alamiah hal itu mempengaruhi penampilan mereka.

Andaikan anda sedang menjalani ujian Speaking. Anda menjawab kartu petunjuk dan setelah berbicara selama kurang lebih 2 menit, anda berhenti. Anda tetap duduk diam sampai penguji memberikan tanda kepada anda untuk melanjutkan apa yang sedang dibicarakan. Anda pun tentu bertanya-tanya, apakah hal tersebut akan mempengaruhi skor?

Sumber Leksikal IELTS


Apakah “sumber leksikal”? dalam satu kata yaitu kosakata dan adalah hal penting dalam IELTS Writing karena merupakan salah satu dari 4 kriteria penilaian yang berpengaruh pada skor anda. Berikut penjelasan ringkas tentang apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan untuk meningkatkan skor anda. Ada 4 area kunci yang perlu diperhatikan:

1. Bentangan Kosakata
Artinya anda perlu menggunakan kata yang berbeda dan tidaklah cukup untuk mengulang kosakata yang sama. Penguji memperhatikan juga seberapa “umum”kata-kata yang anda gunakan. Untuk meraih skor yang lebih tingi anda perlu menggunakan beberapa kosakata yang tidak biasa, tapi anda pun perlu menggunakan kata-kata tersebut dengan “tepat”. Sebuah kata yang panjang tidaklah baik jika bukan merupakan kata yang tepat.

Kesalahan Umum: mengulang kosakata yang sama sepanjang essai.
Solusi: sangat sangat mudah – sisakan waktu untuk memeriksa ulang tulisan anda. Salah satu yang bisa diperiksa adalah kata yang diulang. Solusi lainnya adalah merencakan kosakata yang akan anda gunakan sebelum anda memulai tulisan anda.
Kesalahan Umum: menggunakan kata yang tidak anda pahami. Kata yang panjang tidak lah baik jika tidak digunakan dengan tepat. Mulailah dengan kata-kata bahasa Inggris yang paling umum dan pelajari bagaimana cara menggunakannya dengan tepat.

Seperti Apa Kolokasi Kata IELTS?

IELTS Kampung Inggris Pare
Jika anda ingin dapat menggunakan suatu kata, anda sangat perlu mengetahui juga apa kata berikutnya. Kita tidak menggunakan kata tersebut sendirian, kita menggunakannya bersama-sama dengan kata lain. Jadi jangan pelajari kata secara individu, pusatkan perhatian pada apa kata yang lain yang mereka gunakan bersama – kolokasi. Untuk membantu anda, saya akan menunjukkan 4 cara mempelajari kolokasi dapat meningkatkan kecakapan bahasa Inggris anda.

Beberapa contoh kolokasi
Berikut hanya empat cara bahwa mempelajari kolokasi dapat membantu meningkatkan kecakapan bahasa Inggris anda:

1. Makna yang baru dan penggunaan kata lama
Construct bisa bermakna hampir sama dengan build. Kata tersebut lebih berguna dari yang dibayangkan. Jika anda menggabungkan constructive dengan criticism, anda akan mendapatkan kolokasi constructive criticism, constructive bermakna sesuatu seperti positive. Ini merupakan pelajaran yang efisien: anda tak perlu mempelajari kata yang baru setiap saat, anda dapat mempelajari sebanyak mungkin dengan menggunakan kata-kata yang sudah anda ketahui dengan fleksibel.

2. Mengatakan sesuatu dengan tepat
Cara kolokasi lainnya yng dapat membantu adalah bahwa mereka membantu anda menambahkan makna pada apa yang anda katakan. Sehingga ”There is no doubt but that television commercials affect out buying habits.” Merupakan sebuah kalimat yang baik, tetapi mengetahui kolokasi significantly affect memungkinkan anda menambahkan makna sehingga anda kini dapat menulis: “There is no doubt but that television commercials significantly affect out buying habits.”

IELTS: Bagaimana Cara Belajar Dari Kesalahan?


IELTS Kampung Inggris Pare
Tidakkah menyenangkan belajar dari kesalahan orang lain? Salah satu kesalahan yang sering dilakukan dalam mempersiapkan IELTS adalah hanya mempelajari satu dari empat aspek yang diperhitungkan. Misalnya hanya mempelajari tentang Writing dan melupakan bagian lainnya – Listening, Reading, dan Speaking.

Ada beberapa alasan mengapa seseorang melakukan kesalahan yang demikian, mereka cenderung melakukan hal yang mereka kuasai dan menghindari hal yang tidak mereka kuasai. Jika seseorang menguasai Writing, maka sangatlah mudah baginya untuk menulis sebuah essai dan surat dan menyingkirkan subyek yang sulit dan menakutkan lainnya. Atau hal sebaliknya – mereka berasumsi bahwa mereka cukup menguasai Writing dan berkonsentrasi pada hal lain yang menurutnya memerlukan peningkatan dan melupakan mengasah kecakapan Writing.

Ada banyak alasan untuk tidak melakukan hal tersebut di atas. Pertama, dalam banyak hal anda diminta untuk meraih skor yang baik di setiap sub-tes, atau setidaknya pada dua sub-tes. Artinya anda tidak boleh merasa puas dengan rata-rata yang bagus, karena anda memerlukan skor 7 pada dua sub-tes apapun yang terjadi.

Kenali Petunjuk Listening IELTS

IELTS Kampung Inggris Pare
Jawaban biasanya diucapkan lebih keras dan lebih jelas, sangat mudah didengar dan dipahami. Jika anda tidak dapat mendengar sesuatu dengan jelas (karena pembicara bergumam atau berbisik), maka mungkin jawabannya bukanlah itu. Berlatihlah dan anda akan belajar memahami perbedaannya.

Sebuah petunjuk yang baik agar dapat menjawab adalah saat anda mendengar suatu pengulangan kata, kata yang dieja (G A R F U N K E L) atau angka yang didiktekan.
Percakapan berikut adalahh sebuah contoh klasik pengulangan kata:

Mary-Joe: “These days there are many changes in our company policy”
Kathy: “Oh, what kind of changes?”
Jelas terbaca bahwa kata “changes” adalah petunjuk untuk suatu jawaban.

Ukur Skor Speaking IELTS Anda

IELTS Kampung Inggris Pare
Pada bagian Reading atau Listening sangatlah mudah memperkirakan apa skor IELTS anda. Anda lakukan beberapa tes di rumah, hitung berapa jumlah pertanyaan yang anda jawab dengan benar, lakukan matematikanya – misalnya 34 dari 40 sama dengan skor 7.

Tetapi bagaimana anda mengukur diri anda sendiri saat melakukan tes Speaking – itulah pertanyaannya!

Dan berikut jawabannya: gunakan kriteria yang sama dengan yang akan digunakan oleh penguji anda. Dan ternyata caranya bisa dengan mudah ditemukan di situs resmi IELTS.

Pada dasarnya inilah yang mereka katakan:
Anda meraih Skor 5 jika anda
  • Menjaga kalimat tetap mengalir dengan perlahan (tanpa jeda), mengulang kata-kata dan mengkoreksi diri anda sendiri.
  • Dapat menggunakan kalimat sederhana dengan mudah, namun yang kompleks sedikit sulit bagi anda dan hal tersebut tampak (anda berhenti, kebingungan atau mulai mengulang sendiri).
  • Tidak dapat mengucapkan hal yang sama dengan cara yang berbeda (memfrasa ulang) atau menggunakan sinonim.
  • Selalu menggunakan kalimat sederhana dengan tata bahasa yang benar. Sangat jarang anda menggunakan kalimat yang kompleks dan saat anda menggunakannya – anda membuat kesalahan gramatikal atau sulit memahami apa yang hendak anda sampaikan.

Dalam IELTS, Skimming Itu Penting

IELTS Kampung Inggris Pare
Sebuah pertanyaan, mana yang lebih mudah dibaca pada tes IELTS? Paragraf atau menyelesaikan keseluruhan artikel panjang?

Jika anda memilih paragraf, disarankan agar anda mempertajam kecakapan skimming anda. Skimming adalah sebuah kecakapan membaca teks dengan CEPAT untuk mencari maknanya. Jika anda belajar melakukannya, maka anda seharusnya dapat segera memilih paragraf mana yang memiliki jawaban untuk setiap pertanyaan.

Jika anda tidak bisa, maka anda membuang waktu membaca seluruh artikel untuk mencari kata kunci. Anda mungkin mengira akan menghemat waktu dengan tidak membaca CEPAT keseluruhan teks, namun pada akhirnya anda akan menghabiskan lebih banyak waktu mencari kata kunci.

Masalah pada Reading IELTS adalah bahwa teks-nya cukup panjang (sekitar 2700 kata) dan terkadang satu paragraph panjangnya bisa terdiri dari 200an kata. Solusinya adalah perhatikan kecakapan membaca anda saat berlatih.

Jika anda hanya melakukan cara “coba dan temukan jawabannya”, maka anda akan mudah sekali membuat kesalahan. Sangatlah disarankan agar anda melatih kemampuan skimming anda untuk memahami dan mengetahui maksud teks tersebut. Juga disarankan anda melatih kemampuan scanning – mencari kata-kata tertentu dan potongan informasi dalam teks.