Senin, 26 Oktober 2015

Mitos vs Fakta Tentang Tes IELTS (Part 3)


Saran yang salah tentang IELTS terkadang muncul, oleh karena itu anda harus lebih berkonsentrasi pada bagaimana caranya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anda. Selalu berlatih setiap hari dan ikuti saran serta panduan resmi dari ahlinya. Berikut ini beberapa mitos dan fakta yang cukup banyak beredar luas tentang IELTS:

8. Mitos: Saya dengar mudah untuk bermain curang dalam tes IELTS
Faktanya, IELTS dilindungi dengan system keamanan yang canggih dan berlapis untuk menjaga jangan sapai terjadi adanya kecurangan untuk melindungi and adan organisasi yang menerima hasil tes anda. Bentuk pengamanannya diantaranya adalah dengan cara:
  • Mengidentifikasi peserta saat melakukan pendaftaran
  • Anda difoto dan sidik jari anda di-scan ketika anda melakukan pendaftaran atau saat datag untuk melakukan tes. Foto dan hasil scan sidik jari ini digunakan untuk meyakinkan bahwa yang melakukan tes di setiap bagian tes IELTS adalah tetap orang yang sama.Identifikasi data diri juga dilakukan pada saat tes reading dan writing dan kembali dilakukan juga pada saat tes speaking.
  • Seluruh material tes dikumpulkan, dicocokan kembali dengan data pendaftaran dan detil penempatan tempat duduk dan diperiksa kembali sebelum peserta keluar dari ruangan tes.
  • Seluruh tempat tes IELTS diawasi dan diaudit secara regular.
  • Kertas tes dicetak pada kertas dengan tingkat keamanan yang tinggi dan didistribusikan secara otomatis kepada setiap tempat pelaksanaan tes, tanpa campur tangan manusia.
  • Setiap kertas tes memiliki kombinasi pertanyaan yang unik – tidak ada dua tes yang sama persis.
  • System dibuat untuk secara otomatis dan rutin memeriksa dengan jelas setiap hasil tes IELTS. Jika ditemukan sesuatu hal yang lain dari biasanya, maka akan diberikan perngatan kepada peserta, tempat penyelenggara tes dan semua organisasi yang telah menerima hasil tesnya. Setiap pelanggaran dapat mengakibatkan pembatalan/pencabutan nilai hasil tes individu yang bersangkutan.
  • IELTS mempermudah universitas, perusahaan dan pemerintahan untuk memeriksa kevalidan hasil tes kapan saja, dengan menggunakan sistem verifikasi keamanannya.
  • Setiap bentuk kecurangan, yang mana termasuk dengan menempatkan orang lain untuk melakukan tes atas nama anda, dapat menyebabkan pendiskualifikasian hasil tes anda. Informasi detil kecurangan yang anda lakukan juga akan dilaporkan ke organisasi yang anda lamar, sama halnya dengan authoritas proses pembuatan visa.

9. Mitos: IELTS lebih sulit dari tes serupa lainnya
Faktanya, ratusan institusi pendidikan, perusahaan dan lembaga registrasi professional menerima penggunaan tes IELTS karena tes ini dianggap sangat berkualitas dan jujur. Inilah alasannya mengapa IELTS juga diterima oleh lebih banyak banyak negara untuk alasan imigrasi dibandingkan dengan tes serupa lainnya. Selesai.

IELTS Kampung Inggris Pare

Belajar IELTS

Minggu, 25 Oktober 2015

Mitos vs Fakta Tentang Tes IELTS (Part 2)




Saran yang salah tentang IELTS terkadang muncul, oleh karena itu anda harus lebih berkonsentrasi pada bagaimana caranya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anda. Selalu berlatih setiap hari dan ikuti saran serta panduan resmi dari ahlinya. Berikut ini beberapa mitos dan fakta yang cukup banyak beredar luas tentang IELTS:

4. Mitos: Nilai saya akan dikurangi jika saya tidak berbicara menggunakan aksen Australia, Amerika atau Inggris.
Faktanya, anda tidak dituntut untuk merubah aksen anda dalam tes IELTS. Dari pada memikirkan tentang aksen, lebih baik anda fokus untuk dapat berbicara dengan jelas dan natural, sehingga penguji dapat mengerti apa yang anda katakan. Latik kemampuan berbahasa Inggris anda setiap hari dan sering mendengarkan orang asing (native) berbicara juga anakn membantu anda dalam pengucapan kata-kata yang sulit menjadi lebih jelas.

5. Mitos: Jika saya menulis melebihi batas jumlah kata yang diperintahkan dalam tes writing, maka saya akan mendapat nilai lebih.
Faktanya, jumlah kata minimal itu sangat penting. Anda harus menulis sebanyak paling tidak 150 kata dalam writing task 1 dan 250 kata dalam writing task 2. Jika anda menulis lebih sedikit dari julah kata yang telah ditentukan ini, nilai anda akan dikurangi. Namun jika and amenulis melebihi jumlah kata yang telah ditentukan ini, tidak berarti bahwa anda akan mendapat nilai lebih. Yang lebih penting disini adalah penulisan bahasa inggris yang benar, grammar yang pas, vocabulary yang luas dan struktur kalimat yang benar.

6. Mitos: Jika pendapat yang saya tulis dalam writing test dan yang saya kemukakan dalam speaking test berbeda, penguji akan menyadarinya dan nilai saya pun akan dikurangi.
Faktanya, pada tes writing dan speaking dalam IELTS ini tidak ada jawaban yang benar atau salah secara isi/maknanya. Penguji hanya akan menilai seberapa baik kemampuan berbahasa inggris anda dan seberapa baik anda dalam mengemukakan ide anda.

7. Mitos: Jika saya terus menerus belajar dari  sample pertanyaan-pertanyaan latihan, maka saya akan mendapat hasil nilai yang lebih bagus.
Faktanya, latihan dengan menggunakan sample pertanyaan akan membantu anda untuk mengira-ngira seperti apa bagian-bagian dari tes IELTS ini. Hal ini baik sebagai persiapan untuk tes yang akan anda ikuti, untuk memaksimalkan kemampuan berbahasa inggris anda. Namun ingatlah bahwa untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris anda, anda harus menggunakan bahasa inggris dalam kehidupan anda sehari-hari – contohnya dengan mengobrol dengan bahasa inggris bersama teman anda, menulis catatan atau email dalam bahasa inggris, membaca Koran/majalah berbahasa inggris, mendengarkan radio yang penyiarnya berbicara dengan menggunakan bahasa inggris, dan lain sebagainya.

Jika anda merasa bahwa anda memerlukan bantuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris anda, jangan ragu untuk mengambil kursus bahsa inggris atau semacamnya.

Masih ada mitos dan fakta lainnya mengenai IELTS yang belum dibahas disini, akan dibahas di artikel-artikel selanjutnya.

IELTS Kampung Inggris Pare

Belajar IELTS

Sabtu, 24 Oktober 2015

Mitos vs Fakta Tentang Tes IELTS (Part 1)



Saran yang salah tentang IELTS terkadang muncul, oleh karena itu anda harus lebih berkonsentrasi pada bagaimana caranya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anda. Selalu berlatih setiap hari dan ikuti saran serta panduan resmi dari ahlinya. Berikut ini beberapa mitos dan fakta yang cukup banyak beredar luas tentang IELTS:

1. Mitos: IELTS itu terlalu sulit
Faktanya, IELTS tidak lebih sulit dari tes lainnya. Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan tepat tujuan dan dirancang untuk dapat menilai seberapa bagus anda dalam berbahasa Inggris – bukan untuk menipu anda atau mengetes pendapat anda. Sama dengan tes lainnya, IELTS juga membutuhkan persiapan. Dan yg harus diingat tidak ada kata lulus atau gagal dalam tes IELTS. Nilai hasil tes IELTS ini dibagi menjadi 9 skala (nilai 1 yang terendah dan 9 adalah yang tertinggi). Skala ini masih tetap konsisten hingga lebih dari 20 tahun.
Nilai yang anda butuhkan tergantung pada kebutuhannya, untuk mengajukan visa atau untuk masuk ke organisasi/institusi tertentu. Selalu ingat untuk memeriksa berapa nilai yang dibutuhkan sebelum melakukan tes.

2. Mitos: Jika saya melakukan tes di negara asal saya, saya mungkin akan mendapat nilai yang lebih baik.
Faktanya, penting untuk dimengerti bahwa tingkat kesulitan tes IELTS akan tetap sama, tidak peduli dimanapun anda mengikutinya. Pikirkan dimana anda merasa paling nyaman dan percaya diri untuk mengikuti tes IELTS ini.
Penting juga untuk diingat bahwa makanan yang baik dan tidur yang cukup akan membuat badan anda lebih fit sehingga dapat membantu memberikan performa yang terbaik saat anda mengikuti tes ini. Perhatikan berapa lama waktu tempuh dari tempat anda tinggal ke tempat tes, dan berusaha lah untuk datang lebih cepat dari jam pelaksanaan tes.
Ingatlah bahwa seluruh penguji dalam tes IELTS di setiap negara memiliki tingkat pelatihan yang sama dan terus dimonitor untuk meyakinkan bahwa mereka memberikan nilai yang sesuai untuk anda dalam tes tersebut.

3. Mitos: Jika saya tersenyum dan membuat penguji tertawa saat tes speaking, saya mungkin akan mendapatkan nilai yang lebih bagus.
Faktanya, senyuman dapat membantu anda untuk merasa lebih santai yang mana mungkin akan membantu anda agar dapat menjawab semua pertanyaan dengan lebih tenang.
Setiap penguji dilatih dan dimonitor secara mendalam agar dapat memberikan nilai yang sebenar-benarnya untuk setiap peserta dan hanya menilai tingkat kemampuan berbahasa Inggris anda saja. Penguji tidak akan memberikan anda nilai lebih hanya karena senyuman dan tawa.
Masih ada mitos dan fakta lainnya yang belum dibahas, akan dibahas di artikel-artikel selanjutnya.

IELTS Kampung Inggris Pare

Belajar IELTS