Mitos vs Fakta Tentang Tes IELTS (Part 1) | IELTS Eddy Suaib

Mitos vs Fakta Tentang Tes IELTS (Part 1)

Posted On //
Saran yang salah tentang IELTS terkadang muncul, oleh karena itu anda harus lebih berkonsentrasi pada bagaimana caranya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anda. Selalu berlatih setiap hari dan ikuti saran serta panduan resmi dari ahlinya. Berikut ini beberapa mitos dan fakta yang cukup banyak beredar luas tentang IELTS:

1. Mitos: IELTS itu terlalu sulit
Faktanya, IELTS tidak lebih sulit dari tes lainnya. Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan tepat tujuan dan dirancang untuk dapat menilai seberapa bagus anda dalam berbahasa Inggris – bukan untuk menipu anda atau mengetes pendapat anda. Sama dengan tes lainnya, IELTS juga membutuhkan persiapan. Dan yg harus diingat tidak ada kata lulus atau gagal dalam tes IELTS. Nilai hasil tes IELTS ini dibagi menjadi 9 skala (nilai 1 yang terendah dan 9 adalah yang tertinggi). Skala ini masih tetap konsisten hingga lebih dari 20 tahun.
Nilai yang anda butuhkan tergantung pada kebutuhannya, untuk mengajukan visa atau untuk masuk ke organisasi/institusi tertentu. Selalu ingat untuk memeriksa berapa nilai yang dibutuhkan sebelum melakukan tes.

2. Mitos: Jika saya melakukan tes di negara asal saya, saya mungkin akan mendapat nilai yang lebih baik.
Faktanya, penting untuk dimengerti bahwa tingkat kesulitan tes IELTS akan tetap sama, tidak peduli dimanapun anda mengikutinya. Pikirkan dimana anda merasa paling nyaman dan percaya diri untuk mengikuti tes IELTS ini.
Penting juga untuk diingat bahwa makanan yang baik dan tidur yang cukup akan membuat badan anda lebih fit sehingga dapat membantu memberikan performa yang terbaik saat anda mengikuti tes ini. Perhatikan berapa lama waktu tempuh dari tempat anda tinggal ke tempat tes, dan berusaha lah untuk datang lebih cepat dari jam pelaksanaan tes.
Ingatlah bahwa seluruh penguji dalam tes IELTS di setiap negara memiliki tingkat pelatihan yang sama dan terus dimonitor untuk meyakinkan bahwa mereka memberikan nilai yang sesuai untuk anda dalam tes tersebut.

3. Mitos: Jika saya tersenyum dan membuat penguji tertawa saat tes speaking, saya mungkin akan mendapatkan nilai yang lebih bagus.
Faktanya, senyuman dapat membantu anda untuk merasa lebih santai yang mana mungkin akan membantu anda agar dapat menjawab semua pertanyaan dengan lebih tenang.
Setiap penguji dilatih dan dimonitor secara mendalam agar dapat memberikan nilai yang sebenar-benarnya untuk setiap peserta dan hanya menilai tingkat kemampuan berbahasa Inggris anda saja. Penguji tidak akan memberikan anda nilai lebih hanya karena senyuman dan tawa.
Masih ada mitos dan fakta lainnya yang belum dibahas, akan dibahas di artikel-artikel selanjutnya.

IELTS Kampung Inggris Pare

Belajar IELTS

Artikel Terkait