Agar Karangan (IELTS) Mudah Dipindai | IELTS Eddy Suaib

Agar Karangan (IELTS) Mudah Dipindai

Posted On //

Sebagian besar di antara kita mengira bahwa pembaca membaca karya kita dari awal hingga akhir. Sayangnya, anda tidak bisa mendikte bagaimana pembaca dapat menyerap isi karangan anda. Sebaiknya, anda meluangkan waktu meneliti apa yang diinginkan oleh pembaca dan menyesuaikan karangan anda dengan keinginan mereka.


Sudah bukan rahasia lagi bahwa banyak orang yang membaca melalui internet memilih untuk memindai isi bacaan. Yaitu, pembaca tiba di suatu halaman, lalu memilih dan memilah bagian mana pada halaman tersebut yang akan benar-benar mereka baca. Bahkan jika seluruh halaman tidak berisi apapun kecuali logo situsnya dan sebuah artikel lanjutan, banyak pembaca akan menurunkan halaman, melihat isi bacaan secara diagonal dan mencoba menerka maksudnya.


Anda harus meyakinkan pembaca untuk melakukan hal tersebut di atas. Itu sebabnya anda harus memilah karangan menjadi paragraph yang lebih pendek – lebih pendek dari yang anda tulis pada karangan yang dicetak. Menggunakan penanda yang mudah dilihat (seperti subheading dan simbol) akan juga membuatnya lebih ramah untuk dipindai.


Jika anda ingin mengembangkan bacaan, gunakan paragraph yang lebih pendek (tak lebih dari enam baris untuk masing-masing teks paragraf) dan kalimat yang lebih pendek (tidak lebih dari tiga klausa – idealnya, satu atau dua). Jika anda melakukan yang sebaliknya maka karangan anda akan tampak sulit dibaca.


Hindari penggunaan bahasa abstrak dan ide yang luas, terutama sebagai kalimat utama. Banyak pembaca yang akan memindai teks dengan membaca kalimat pertama atau hingga kedua pada setiap paragraph. Melihat sesuatu yang ambigu dan membingungkan tidak akan banyak membantu masalah anda.


Untuk artikel-artikel yang panjang (misalnya artikel multi halaman yang anda lihat di majalah), cobalah memenggalnya untuk memisahkan bagian-bagian seri artikelnya. Jika karangan tersebut ditulis panjang secara utuh, maka pisahkan menjadi multi halaman seperti yang dilakukan New York Times. Terlalu banyak isi dalam sebuah halaman melelahkan untuk dibaca – bukan hal yang paling ideal untuk disajikan pada pembaca.


IELTS Kampung Inggris Pare

Belajar IELTS

Artikel Terkait